URBANCITY.CO.ID – Sinergi antara dunia pertahanan dan pendidikan tinggi kini menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem informasi yang sehat bagi masyarakat urban.
Dispenal TNI Angkatan Laut menyambut hangat kedatangan mahasiswa Institut Transportasi dan Logistik (ITL) Trisakti.
Tujuannya jelas, untuk berbagi wawasan mengenai pengelolaan media di tengah derasnya arus disinformasi.
Bagi mahasiswa, pertemuan ini memberikan perspektif unik bahwa penyebaran informasi memerlukan ketepatan.
Tentu, kecepatan yang setara dengan manajemen rantai pasok barang.
Pendekatan komunikasi yang kekinian menjadi investasi berharga bagi generasi muda agar mampu menyebarkan narasi kebangsaan yang positif di berbagai platform digital.
“Kami melihat mahasiswa ITL sebagai mitra strategis untuk menyebarkan narasi positif kebangsaan melalui pendekatan komunikasi yang kekinian,” ujar Kolonel Laut (KH) Pandji Utoro.
Baca juga: Demam Piala Dunia 2026: Peluang Emas Ekonomi dan Gaya Hidup Urban yang Menguntungkan di Indonesia
Belajar Dapur Komunikasi Publik
Mahasiswa ITL Trisakti menjelajahi langsung operasional unit kerja Dispenal, mulai dari JJM TV, JJM Radio, hingga News Media Center (NMC).
Mereka mempelajari teknik mengemas konten audio-visual yang menarik sekaligus memahami mekanisme fact-checking yang ketat sebelum publikasi resmi.
Pengalaman praktik ini memperkaya kompetensi mahasiswa yang terbiasa berpikir sistematis dalam dunia transportasi dan logistik.
Keterampilan mengelola informasi menjadi skill tambahan yang sangat relevan bagi profesional masa depan dalam menghadapi kompleksitas data di dunia kerja.
Membangun Sinergi Berkelanjutan
Kunjungan ini menandai langkah awal kolaborasi strategis yang mempertemukan nilai praktis institusi pertahanan dengan wawasan akademik dunia pendidikan.




