Baca Juga:Â Kendalikan Harga, BULOG Guyur 388,3 Ribu Ton Beras SPHP Hingga April 2026
Berikut adalah rincian peta distribusi komoditas BULOG ke jaringan Koperasi Merah Putih:
- Jawa Timur (530 KDKMP): Mendapatkan alokasi 154.920 kg beras SPHP, 5.000 kg beras premium, dan 31.296 liter MinyaKita yang disebar ke wilayah Blitar, Nganjuk, Kediri, Lamongan, Bojonegoro, Jombang, dan Mojokerto.
- Jawa Tengah (387 KDKMP): Menerima pasokan 201.200 kg beras SPHP dan 9.560 liter MinyaKita untuk area Blora, Klaten, Boyolali, Sukoharjo, dan Wonogiri.
- DI Yogyakarta (144 KDKMP): Dipasok sebanyak 118.500 kg beras SPHP dan 5.040 liter MinyaKita yang menjangkau koridor Banyumas, Magelang, dan Purworejo.
Memotong Rantai Pasok demi Keadilan Pangan
Direktur Utama Perum BULOG, Letnan Jenderal TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan bahwa penempatan jaringan koperasi sebagai kanal distribusi resmi merupakan langkah taktis memotong rantai pasok pangan yang panjang.
Baca Juga:Â Rekor Tertinggi Sejarah, Dirut Bulog Pastikan Stok Beras Tembus 4,9 Juta Ton
“Kami bangga dapat mengambil bagian penting dalam peresmian KDKMP hari ini. Koperasi memiliki peran strategis sebagai mitra yang dapat menyentuh masyarakat secara langsung, sehingga fungsi stabilisasi harga pangan dapat dirasakan lebih dekat oleh masyarakat di setiap desa dan kelurahan,” tegas Ahmad Rizal Ramdhani yang turut hadir di lokasi acara.
Melalui integrasi ini, KDKMP akan bertindak sebagai ujung tombak distribusi yang bersentuhan langsung dengan konsumen akhir.





