Paket yang disorongkan lebih ramah keluarga, mulai dari short escape, pelesiran edukasi, ekspedisi desa wisata, hingga petualangan kuliner lokal.
Guna mempermudah perencanaan perjalanan, Kemenpar bahkan memanfaatkan teknologi kekinian dengan merilis “MaIA”, asisten digital berbasis kecerdasan buatan (AI) yang disematkan pada laman resmi indonesia.travel.
Baca juga: Libur Lebaran, 14 Ribu Wisatawan Serbu Kepulauan Seribu!
Lewat platform ini, pelancong bisa meracik jadwal perjalanan secara instan yang disesuaikan dengan isi dompet dan minat keluarga.
Pendekatan Liburan Cara Baru diharapkan dapat membuka perspektif baru bahwa liburan yang bermakna tidak selalu harus dilakukan ke tempat yang jauh atau membutuhkan biaya besar.
“Indonesia memiliki begitu banyak pilihan destinasi yang menarik, edukatif, dan berkualitas untuk dinikmati bersama keluarga,” tutur Widiyanti.
Ia berharap stimulus belanja ini juga memikat ekspatriat serta pelancong dari Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam untuk memperpanjang durasi tinggal mereka di Indonesia. (*)




