URBANCITY.CO.ID – Emiten properti PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk. (RISE), pemegang portofolio proyek Tanrise, mencatatkan pertumbuhan kinerja yang fenomenal pada awal tahun ini.
Sepanjang kuartal I 2026, perseroan berhasil membukukan lonjakan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 496 persen secara tahunan (year-on-year/YoY).
Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2026, pendapatan RISE terkerek naik 36 persen menjadi Rp173,1 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp127,1 miliar.
Pertumbuhan di sisi pendapatan ini berhasil dikonversi menjadi laba bersih senilai Rp97,2 miliar, melesat tajam dari capaian kuartal I 2025 yang hanya sebesar Rp16,3 miliar.
Baca Juga: Kinerja Jamkrindo 2025: Cetak Laba Rp1,05 Triliun dan Jamin 5,56 Juta UMKM
Strategi Efisiensi dan Optimalisasi
Direktur Utama Tanrise, Budi Agusti, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan buah dari eksekusi strategi penjualan yang presisi dan pengelolaan biaya yang ketat.
Lonjakan laba bersih tahun berjalan yang menembus angka Rp95,7 miliar menjadi bukti efektivitas portofolio proyek perseroan.
”Kami melihat performa ini validasi strategi bisnis, khususnya monetisasi proyek, dan meningkatkan kualitas pendapatan. Kami optimistis dapat menjaga tren pertumbuhan secara berkelanjutan,” tegas Budi dalam keterangan resminya, Senin, 20 April 2026.
Real Estate Jadi Penopang Utama
Sektor real estate masih menjadi tulang punggung pendapatan Tanrise. Segmen ini menyumbang Rp117,4 miliar atau setara 68 persen dari total pendapatan perseroan, dengan angka pertumbuhan mencapai 40 persen secara YoY.




