Jaket Pelampung Penyintas Titanic Terjual Rp 15,5 Miliar dalam Lelang di Inggris

Jaket pelampung penyintas Titanic Laura Mabel Francatelli yang terjual Rp 15,5 miliar di Inggris. (Dok X/WJHG_TV)

URBANCITY.CO.ID – Sebuah jaket pelampung yang menyimpan memori kelam sekaligus keajaiban dari tragedi tenggelamnya RMS Titanic berhasil terjual dengan harga fantastis. Dalam pelelangan yang digelar di rumah lelang Henry Aldridge & Son, Devizes, Inggris, Sabtu, 18 April 2026, artefak bersejarah tersebut laku seharga 670.000 poundsterling atau setara Rp 15,5 miliar.

Angka penjualan ini jauh melampaui estimasi awal yang diprediksi hanya menyentuh kisaran 250.000 hingga 350.000 poundsterling (Rp 5,7 – 8,1 miliar). Jaket tersebut jatuh ke tangan seorang penawar via telepon yang identitasnya tidak dipublikasikan.

Jejak Laura Mabel Francatelli

Jaket pelampung tersebut milik Laura Mabel Francatelli, seorang penumpang kelas satu yang berhasil selamat dari malam nahas di Samudra Atlantik 114 tahun silam. Keistimewaan benda ini terletak pada tanda tangan asli Francatelli serta para penyintas lainnya yang berada di sekoci yang sama.

Saat kejadian, Francatelli tengah dalam perjalanan bersama majikannya, perancang busana kenamaan Lucy Duff Gordon dan suaminya, Cosmo Duff Gordon. Ketiganya berhasil menaiki sekoci nomor 1, yang hingga kini masih memicu kontroversi. Sekoci tersebut diketahui hanya membawa 12 orang, padahal memiliki kapasitas total 40 orang.’

Baca Juga : Selat Hormuz Dibuka, Aliran Minyak Dunia Butuh Bertahun-tahun untuk Pulih Total

Rekor Ketertarikan Publik terhadap Titanic

Juru lelang Andrew Aldridge menyatakan bahwa tingginya harga jual barang-barang memorabilia ini merupakan bukti bahwa magnet sejarah Titanic tidak pernah pudar.

“Harga-harga yang memecahkan rekor ini menggambarkan minat yang berkelanjutan terhadap kisah Titanic, dan rasa hormat kepada para penumpang dan awak kapal yang kisahnya diabadikan oleh barang-barang memorabilia ini,” kata Andrew Aldridge.

Selain jaket pelampung, pelelangan tersebut juga melepas sebuah bantalan kursi dari salah satu sekoci Titanic seharga 390.000 poundsterling (sekitar Rp 9 miliar). Bantalan tersebut dibeli oleh pemilik dua museum Titanic di Pigeon Forge, Tennessee, dan Branson, Missouri.

Related Posts

Add New Playlist

404 Not Found

404

Not Found

The resource requested could not be found on this server!


Proudly powered by LiteSpeed Web Server

Please be advised that LiteSpeed Technologies Inc. is not a web hosting company and, as such, has no control over content found on this site.