URBANCITY.CO.ID – Bagi para pemilik anabul, momen ketika kucing peliharaan tiba-tiba mendekat dan memberikan perhatian saat kita sedang bersedih adalah hal yang mengharukan. Hewan yang kerap dicap cuek ini mendadak bisa menjadi pendengar setia, menjilat air mata, bahkan memeluk pemiliknya yang tengah terisak.
Secara ilmiah, kucing memang memiliki kemampuan mendeteksi perubahan perilaku manusia. Melalui evolusi ribuan tahun berdampingan dengan manusia, mereka terlatih mengenali pola suara, ekspresi wajah, hingga rutinitas harian pemiliknya.
Berikut adalah lima alasan mengapa kucing cenderung mendekat saat melihat manusia menangis:
1. Peka terhadap Suara dan Ekspresi
Kucing memiliki radar yang tajam terhadap perubahan nada suara, pola napas, dan mimik wajah manusia. Saat seseorang menangis, frekuensi suara dan ekspresi wajah yang berubah drastis menjadi sinyal bagi kucing bahwa ada sesuatu yang tidak biasa sedang terjadi.
Baca Juga : Jaket Pelampung Penyintas Titanic Terjual Rp 15,5 Miliar dalam Lelang di Inggris
Penelitian dari Universitas Bari, Italia, menunjukkan bahwa kucing memiliki representasi mental yang cukup baik terhadap emosi manusia maupun sesama kucing. Namun, studi tersebut mencatat bahwa kucing yang berusia 5-9 tahun cenderung mengalami penurunan sensitivitas dalam membaca emosi dibandingkan kucing yang lebih muda.
2. Didorong Rasa Ingin Tahu
Kucing dikenal sebagai hewan dengan rasa penasaran yang tinggi. Tangisan, isak tangis, atau gerakan tubuh yang tidak biasa saat seseorang bersedih merupakan stimulus baru bagi mereka. Hal ini mendorong kucing untuk mendekat dan “menyelidiki” sumber suara atau perilaku tersebut.




