URBANCITY.CO.ID – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menegaskan penerbitan buku Islam Ala Prabowo sama sekali tidak menyentuh dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat. BAZNAS merilis klarifikasi ini guna merespons polemik publik setelah sejumlah tokoh meluruskan status naskah mereka dalam karya bunga rampai tersebut.
Sebelumnya, BAZNAS menggelar acara peluncuran buku itu saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) pada 26 Agustus 2025. Pimpinan lembaga amil zakat ini memastikan kehadiran mereka semata-mata mengusung misi dakwah keagamaan dan sinergi antarlembaga.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid segera menyampaikan penjelasan terbuka demi meluruskan persepsi publik.
“Pertama, pembuatan dan penerbitan buku tersebut sama sekali tidak menggunakan dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat melalui BAZNAS,” kata Sodik melalui situs resmi BAZNAS, Kamis (10/9).
Baca Juga :Â Dapur Gizi RSUD Saiful Anwar Terbakar, Manajemen Amankan Pasien & Layanan
BAZNAS Bantah Masuk Politik Praktis
Sodik memastikan tim internal BAZNAS tidak ikut menulis ataupun mencetak buku tersebut. Agenda peluncuran buku bersama Asosiasi Amil Zakat Republik Indonesia (AAZRI) itu merangkum kemitraan antara Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, dan MPR RI. Karena alasan itu, Sodik menepis tudingan keterlibatan lembaganya dalam kancah politik praktis.
“Saudara-saudaraku, Bapak dan Ibu para muzaki dan donatur BAZNAS yang kami hormati. Kepercayaan Bapak dan Ibu untuk mempercayakan ZIS melalui BAZNAS adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar yang senantiasa kami jaga,” ujarnya.
Sodik juga menguraikan komitmen Presiden Prabowo Subianto yang rutin menyalurkan dana sosial pribadi ke kas BAZNAS.
“Selain dukungan kebijakan, beliau juga mengamanahkan zakat, infak, dan sedekah pribadi kepada BAZNAS. Bersama tim BAZNAS, saat ini kami sedang memilih beberapa program unggulan BAZNAS untuk disampaikan kepada rakyat Indonesia, yang bersumber dari dana infak dan sedekah pribadi Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya.
Pihak BAZNAS menyambut baik partisipasi masyarakat dalam mengawal integritas pengelola zakat.
“Terima kasih kepada para muzaki dan kepada masyarakat yang terus mengingatkan kami untuk menjaga amanah dan kepercayaan muzaki sebaik-baiknya,” ucapnya.




