Pemodelan ini sengaja menyuntikkan sedikitnya dua proyeksi lonjakan trafik penerbangan masa depan. Pengujian skenario berlapis dalam dua arah pergerakan pesawat ini akan melahirkan formula konkret bagi operasional bandara yang kian lincah, tangguh, dan ramah lingkungan.
Managing Director Boeing Indonesia, Indra Duivenvoorde, menegaskan bahwa kolaborasi ini mengawinkan reputasi teknis global Boeing dengan jam terbang operasional AirNav Indonesia.
Baca Juga: Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Redam Karhutla dan Lindungi Investasi
Integrasi keahlian tersebut diarahkan untuk menciptakan alur lalu lintas yang mulus dan mendukung mobilitas hijau yang berkelanjutan.
”Kami memandang Indonesia sebagai salah satu pasar penerbangan terbesar di Asia dan berkomitmen terhadap kemitraan kami dengan AirNav Indonesia serta industri penerbangan sipil nasional,” kata Indra.




