Para pelaku IKM memanfaatkan pendampingan komprehensif ini untuk mengoptimalkan model bisnis dan meningkatkan kapasitas produksi.
Baca juga: Menperin Resmikan Gedung BPIFK, Perkuat Daya Saing Industri Fesyen dan Kriya
Selain itu, mengadopsi inovasi ramah lingkungan ala ekonomi sirkular.
Transformasi ini menjadikan produk lokal sebagai bagian penting dari gaya hidup modern yang berdaya saing tinggi.
Menurut Reni, capaian tersebut menjadi peluang bagi IKM fesyen dan kriya untuk terus meningkatkan kualitas produk, kapasitas usaha, serta memperluas akses pasar.
“Sehingga mampu naik kelas dan menjadi bagian dari rantai pasok industri nasional maupun pasar global,” paparnya.
Peluang Kolaborasi dan Pendaftaran CBI 2026
Kepala BPIFK, Dickie Sulistya Apriliyanto, mengundang seluruh pelaku IKM kreatif untuk bergabung dalam rangkaian kurikulum intensif rancangan khusus.
Tujuannya jelas, guna mempertajam strategi operasional dan kualitas bisnis.
Baca juga: Bidik Pasar Global: Kemenperin Pacu Literasi Bisnis IKM Kriya dan Fesyen
Penyelenggara membuka pendaftaran program ini secara daring hingga 14 Agustus 2026 melalui tautan resmi bagi para wirausaha yang ingin menguji kelayakan bisnis mereka di hadapan para pakar dan akademisi.
Anda yang ingin berkecimpung di industri kreatif dapat memanfaatkan fasilitas business pitching dan pelatihan klasikal ini sebagai batu loncatan strategis.
Sinergi lintas sektor ini memastikan lahirnya generasi wirausaha baru yang tangguh, inovatif, dan siap mendominasi pasar masa depan.




