Langkah manusiawi ini bertujuan agar para pasien mendapatkan dukungan moral yang maksimal dari orang-orang terdekat selama masa kritis di rumah sakit.
Baca juga:Â HUT ke-53 ASDP: Perkuat Komitmen Keselamatan dan Catat Kinerja Positif di 2025
ASPD memahami bahwa dukungan keluarga memiliki peran penting dalam proses pemulihan. Karena itu, pihaknya berupaya memastikan keluarga korban mendapatkan akses informasi yang memadai.
“Sehingga kami dapat mendampingi anggota keluarganya selama menjalani perawatan,” kata Heru melanjutkan penjelasannya.
Di samping memantau ruang pemulihan, manajemen ASDP membuka pintu lebar bagi tim penyidik KNKT dan kepolisian untuk melakukan olah TKP.
Korporasi menggaransi transparansi data penunjang guna mempercepat investigasi penyebab kebakaran ruang mesin.
Hasil evaluasi forensik ini nantinya bakal memicu perombakan total pada standar operasional prosedur (SOP) keselamatan seluruh armada kapal ASDP di tanah air.
Baca juga:Â Dukung Logistik Digital, ASDP Gandeng ALDEI Perkuat Konektivitas Maritim Nasional
Heru menegaskan, keselamatan dan keamanan pengguna jasa akan selalu menjadi prioritas utama perseroan.
Untuk itu pihaknya berkomitmen untuk terus memperkuat budaya keselamatan, meningkatkan kesiapsiagaan operasional.
“Selanjutanya kami memastikan seluruh proses penanganan korban dilakukan secara maksimal, cepat, dan bertanggung jawab,” pungkas Heru. (*)




