Baca juga: Menteri Ekraf Sebut Jamu Sebagai IP Kultural RI yang Berpotensi Kuasai Pasar Global
Kawasan seperti Quebec kini diidentifikasi sebagai pusat pengembangan fesyen yang menjanjikan.
Sementara Toronto terus menjadi panggung utama untuk memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara melalui berbagai food festival berskala internasional.
Duta Besar RI untuk Kanada, Muhsin Syihab, menyoroti pentingnya kolaborasi strategis antara pelaku kreatif Indonesia dengan industri lokal di Kanada.
Quebec dapat menjadi salah satu pusat pengembangan fesyen Indonesia.
“Selain itu, kami juga terus memperkenalkan beragam kuliner Nusantara melalui food festival di Toronto,” ujar Muhsin.
Menurutnya, sebanyak 97 ribu wisatawan Kanada berkunjung ke Indonesia, dan angka tersebut masih dapat terus ditingkatkan.
Baca juga: Puji Java Jazz 2026, Menteri Ekraf Sebut Musik Gerakkan Multi-Sektor Ekonomi
“Kami berharap dapat mengkolaborasikan pegiat ekonomi kreatif Indonesia dengan berbagai perusahaan di Kanada,” imbuhnya.
Akselerasi Investasi dan Jejaring Bisnis
Sinergi antara Kementerian Ekraf dan KBRI Ottawa kini menciptakan ekosistem promosi yang lebih terarah bagi para pelaku usaha kreatif.
Dengan meningkatkan penetrasi produk ke pasar internasional, Indonesia tidak hanya sekadar mengekspor barang.
Tetapi juga membangun nilai tambah ekonomi yang berkelanjutan bagi para perajin dan inovator kreatif.
Inisiatif ini memberikan peluang emas bagi Anda yang ingin melebarkan sayap bisnis ke mancanegara.
Yaitu memanfaatkan jalur diplomasi ekonomi untuk mendapatkan jejaring bisnis yang solid di Kanada.




