Guna memuluskan target menjaring 10.000 pengunjung selama tiga hari, Aldi Taher sebagai nahkoda Aldi’s Burger sengaja merancang acara ini secara inklusif demi memicu perputaran ekonomi lintas sektor.
“Burger itu makanan yang semua orang bisa relate, dari anak muda sampai keluarga. Saya ingin Festival Burger Dunia ini menjadi bukti bahwa kita bisa maju bersama, baik brand besar, UMKM, pedagang kecil, semua punya tempat di sini , karena semua burger dan brand milik Allah,” ungkap Aldi dengan gaya bicaranya yang khas.
Ambisi memodernisasi UMKM kuliner ini ditopang oleh kemitraan taktis bersama raksasa teknologi Grab Indonesia lewat program Grab Puas Food Market.
Baca juga:Â Kementerian Ekraf Genjot Investasi Gim dan Animasi Guna Percepat Pertumbuhan Ekonomi Nasional
Kehadiran fitur GrabFood Dine Out di lokasi sengaja dipasang untuk memotong kompas transaksi menjadi serba digital, sekaligus mendongkrak visibilitas merek-merek lokal agar masuk ke dalam algoritma pasar daring.
Country Marketing and Communications Head Grab Indonesia, Melinda Savitri, menilai bahwa daya tarik burger terletak pada sifatnya yang fleksibel terhadap inovasi lokal.
“Burger digemari konsumen karena praktis, familiar, dan terus berinovasi. Melalui kolaborasi Grab Puas Food Market bersama Aldi Taher, kami ingin menghadirkan pengalaman kuliner burger yang menarik, sekaligus meningkatkan visibilitas para pelaku usaha dengan cara yang unik,” pungkas Melinda. (*)




