URBANCITY.CO.ID – Perum BULOG Kantor Wilayah DKI Jakarta dan Banten bergerak cepat mengantisipasi lonjakan harga sembako menjelang Hari Raya Idul Adha.
Sebagai langkah intervensi pasar, BULOG bersiap menggelontorkan puluhan ribu liter minyak goreng subsidi, Minyakita, guna meredam potensi kelangkaan dan spekulasi harga di tingkat pedagang.
Penyaluran komoditas ini difokuskan pada titik-titik pasar tradisional yang terintegrasi dalam jaringan Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP).
Langkah taktis ini diambil agar rantai pasok minyak goreng dapat langsung menyentuh konsumen dengan harga yang tetap terjangkau.
Baca Juga: Stok Rekor 5,3 Juta Ton, BULOG Usul Gaji ASN hingga TNI-Polri Dibayar Beras
“Stok yang tersedia saat ini sebanyak 30 ribu liter, dan akan segera bertambah seiring dengan pengiriman yang sudah kami mintakan ke produsen penyedia Minyakita,” ujar Pemimpin Wilayah BULOG Kanwil DKI Jakarta dan Banten, Taufan Akib, Rabu (20/5/2026).
Petakan Kebutuhan Pasar Bersama Dinas PPKUKM
Taufan menjelaskan, operasi pasar melalui distribusi Minyakita ini berfungsi sebagai instrumen penyeimbang pasokan.
Agar penyaluran tidak salah sasaran, BULOG berkoordinasi intensif dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memetakan kantong-kantong wilayah yang paling rawan mengalami kenaikan harga.
“Kami juga melakukan diskusi dengan Kepala Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, sebagai upaya pemetaan kebutuhan-kebutuhan pasar di wilayah DKI Jakarta, agar pendistribusian Minyakita dapat berjalan efektif dan efisien,” tambah Taufan.




