“Hari ini seru, kakak-kakaknya juga cara ngomongnya unik dan materinya itu tentang perkontenan,” tutur Maysila, salah satu siswi kelas 9 SMP 1 Atap Cibuaya.
Baca juga: Aksi Bersih Pantai Sedari: Strategi Mahasiswa KKN UIC Jakarta Jaga Investasi Lingkungan Wisata
Keberhasilan workshop ini membuktikan bahwa generasi muda desa memiliki potensi besar jika mereka mendapatkan bimbingan yang tepat.
Dengan menguasai teknik pembuatan konten, para siswa kini memiliki rasa percaya diri untuk mempromosikan keindahan dan potensi desa mereka ke cakupan audiens yang lebih luas.
Hal ini menjadi langkah awal dalam membangun personal branding siswa sekaligus memajukan branding Desa Sedari di dunia digital.
Menanamkan Etika Berinternet Sejak Dini
Tim workshop UIC Jakarta menyeimbangkan materi kreatif dengan edukasi etika digital yang mendalam bagi siswa SDN Sadari 1.
Mereka memaparkan dampak positif dan negatif media sosial secara komprehensif agar anak-anak memahami batasan dan risiko keamanan saat berinternet.
Baca juga: Workshop Kreatif KKN UIC Jakarta: Bekali Siswa SMP Sedari Skill Videografi dan Editing Digital
Pendekatan ini melindungi generasi muda dari penyalahgunaan media sosial sekaligus mendorong perilaku digital yang sehat dan bertanggung jawab sejak usia dini.
“Materi hari ini membahas tentang dampak positif dan negatif media sosial. Manfaatnya, agar anak-anak SD1 tahu cara menggunakan media sosial yang baik dan benar, serta memahami ada hal negatif yang sebaiknya tidak mereka bagikan,” jelas Abdi, anggota tim workshop KKN UIC.




