Baca juga: Sinergi DPR dan Danantara Kucurkan Rp4,93 Triliun untuk Krakatau Steel Reborn
Kapal bertubuh bongsor ini menghubungkan langsung Pelabuhan Cigading di Banten menuju Pelabuhan Panjang di Lampung tanpa perlu mengantre di dermaga umum Merak.
Nakhoda kapal menjadwalkan frekuensi pelayaran sebanyak dua kali perjalanan setiap hari dengan daya tampung mencapai 200 unit kendaraan besar.
Kehadiran rute alternatif ini terbukti ampuh mengurai benang kusut kemacetan lalu lintas truk logistik yang kerap mengular di lintasan penyeberangan klasik Merak–Bakauheni.
Para pengusaha angkutan barang dapat menghemat waktu tempuh dan memangkas biaya bahan bakar secara signifikan.
“Langkah ini menjadi bukti bahwa pergeseran distribusi logistik, baik outbound maupun inbound dari kawasan industri di Banten, dapat dilakukan melalui jalur laut secara lebih efektif dan efisien,” ujar Akbar Djohan melalui keterangan tertulisnya, Jumat, 12 Juni 2026.
Baca juga: Krakatau Steel Kirim Perdana Pipa Baja Proyek Strategis Nasional Dumai–Sei Mangkei
Menyediakan Storage Isotank untuk Menjawab Kebutuhan Pabrik Kimia
Mengenai kemitraan dengan PT SGC Barito Logistics, jajaran direksi KBS memproyeksikan bisnis baru ini mampu mengoptimalkan utilitas lahan kosong di sekitar pelabuhan.
Pembangunan infrastruktur penampungan isotank ini menjawab tingginya permintaan dari pabrik-pabrik kimia raksasa di kawasan industri Banten.
Mereka, selama membutuhkan fasilitas penyimpanan aman berskala internasional.
KBS memaksimalkan seluruh aset kepelabuhanan dan kedalaman dermaga yang mereka miliki untuk memberikan layanan bongkar muat terintegrasi.




