KNIU memperkokoh sinergi lintas lembaga demi memastikan tata kelola aset nasional ini berjalan transparan dan profesional.
Baca Juga: Widiyanti Putri Wardhana Pacu Revalidasi UNESCO Global Geopark: Targetkan Pengakuan Dunia 2026
Tata kelola kawasan yang rapi meningkatkan kepercayaan para investor global untuk menanamkan modal pada proyek infrastruktur hijau ramah lingkungan.
Dukungan regulasi yang kuat menjamin keberlanjutan nilai investasi jangka panjang di setiap destinasi geopark.
Mengubah Pelestarian Alam Menjadi Dividen Kesejahteraan Warga
Momentum revalidasi positif ini menuntut pengelola kawasan meningkatkan kualitas layanan dan program edukasi berbasis riset.
Sektor hospitality lokal berkesempatan besar menyerap tenaga kerja terampil daerah sekaligus mendongkrak omzet pelaku UMKM kuliner dan kerajinan. Langkah ini menjamin pariwisata berkualitas memberi dampak ekonomi langsung bagi warga lokal.
Baca Juga: Trump Umumkan Penarikan AS dari UNESCO, Sebut Organisasi Tidak Sejalan dengan Kepentingan Nasional
Fadli Zon mendorong seluruh pengelola kawasan agar tidak lekas berpuas diri dengan pencapaian internasional ini.
“Kita tidak boleh berhenti pada kebanggaan atas rekomendasi positif dari sidang revalidasi. Ini merupakan dorongan sekaligus tanggung jawab yang lebih besar bagi kita untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan geopark. Setiap geopark harus terus memperkuat edukasi dan penelitian, serta memastikan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pelestarian harus berjalan beriringan dengan pemberdayaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat,” tegas Fadli Zon.




