Baca juga: Dolar AS Menguat, Kemendag Koreksi Harga Patokan Ekspor Emas Periode I Juni 2026
IPB punya visi untuk menjadi Technosocial Entrepreneur University.
“Kami ingin menghasilkan sumber daya manusia unggul yang berorientasi pada kewirausahaan, dan program Campuspreneur ini sangat sinergis,” ujar Alim Setiawan Slamet.
“Kami juga akan mengintegrasikan program ini dengan kurikulum di IPB,” imbuhnya.
Sehingga, tambahnya, para mahasiswa yang mengikuti program ini dapat diakui sebagai kredit yang mendukung pembelajaran mahasiswa.
Janji integrasi kurikulum ini mendapat sambutan hangat dari mahasiswa Sekolah Bisnis IPB, Febridha Putri Jusson, yang ikut mengantre dalam seminar tersebut.
“Saya merasa program ini sangat relevan dan menjadi langkah awal yang baik,” tutur Febridha.
Ia berharap, Campuspreneur dapat terus berlanjut karena bisa menjadi cikal bakal untuk mengetahui lebih lanjut tentang dunia usaha, sebagai eksportir.
Baca juga: Kemendag Fasilitasi UMKM InaExport Berburu Pasar di Tujuh Negara Mitra
Melepas Ekspor Pinang Hasil Olahan Mahasiswa ke Asia Selatan
Mendag Budi Santoso melepas secara pengiriman ekspor komoditas pinang PT Export Tani Nusantara ke negara Bangladesh dan Maladewa Rp2,2 miliar.
“Ini membuktikan bahwa wirausaha kampus memang tangguh,” ucapnya.
Nilai tambah dari pelepasan ekspor ini terletak pada jajaran direksi dan pengelola perusahaan – seluruhnya berstatus sebagai mahasiswa aktif IPB University.
Korporasi mahasiswa ini sukses menggaet pembeli asing setelah mengikuti program business matching besutan pemerintah pada tahun lalu.




