“Apabila terdapat sisa anggaran atau perubahan kebutuhan pembangunan. Penggunaan dana harus dikonsultasikan dengan pihak terkait dan mengikuti mekanisme yang berlaku,” tutur Mendikdasmen.
Abdul Mu’ti memperingatkan keras pihak perencana agar menjauhi segala bentuk penggelembungan harga belanja material bangunan demi keuntungan sepihak.
Baca Juga: Dana SATRIA Kemdiktisaintek Pacu Inovasi Kuliah dan Investasi Riset Modern
Pihak kementerian mencermati setiap pos pengeluaran secara digital guna mencegah disparitas harga pasar yang merugikan keuangan negara. Standar integritas tinggi ini melindungi integritas ekosistem pengadaan barang dan jasa pemerintah.
“Barang yang sebenarnya bisa dibeli dengan harga Rp400 ribu, tetapi dibelikan dengan harga Rp500 ribu. Hal seperti ini tidak boleh terjadi,” tegasnya.
Memaksimalkan Peran Konsultan Mengawal Kualitas Bangunan
Tenaga ahli, fasilitator, dan konsultan pengawas memikul tanggung jawab teknis untuk turun langsung memantau durabilitas struktur bangunan.
Baca Juga: Hilirisasi Obat Bahan Alam Pacu Investasi Farmasi dan Tren Wellness Urban
Pihak kementerian menolak kehadiran formalitas konsultan yang pasif dan menuntut aksi proaktif dalam mendeteksi potensi cacat mutu sejak dini.
Standarisasi konstruksi yang ketat menghasilkan fasilitas publik yang berumur panjang dan tahan terhadap ancaman bencana alam.
Mendikdasmen optimis infrastruktur sekolah yang prima akan menjadi warisan berharga bagi peningkatan standar hidup keluarga modern.
Lingkungan belajar yang tertata apik membentuk karakter generasi muda yang disiplin, percaya diri, dan berdaya saing global.




