URBANCITY.CO.ID – Menteri Ekonomi Kreatif sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Teuku Riefky Harsya, mengapresiasi penyelenggaraan pameran olahraga petualangan Deep and Extreme Indonesia (DXI) 2026.
Pameran yang memasuki edisi ke-18 ini dinilai menjadi instrumen vital dalam memperkuat posisi brand lokal Indonesia di sektor wisata bahari dan aktivitas luar ruang.
Hadir di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Rabu, 23 April 2026, Riefky menegaskan bahwa ajang ini memiliki dimensi lebih luas dari sekadar transaksi dagang.
DXI dipandang sebagai titik temu antara industri olahraga ekstrem dengan ekosistem ekonomi kreatif nasional yang tengah bertransformasi.
Baca Juga: Menuju SEDASA 2026, Menteri Ekraf Teuku Riefky Dorong Sinergi Industri Fesyen
Deep and Extreme Indonesia memiliki peran strategis sebagai platform yang mempertemukan industri outdoor dan adventure dengan ekosistem ekonomi kreatif.
“Ini bukan sekadar pameran, tetapi ruang kolaborasi di mana inovasi berkembang dan produk kreatif Indonesia diperkuat daya saingnya,” ujar Teuku Riefky usai meninjau sejumlah stan pameran.
Panggung Brand Lokal “Naik Kelas”
Edisi kali ini melibatkan lebih dari 137 peserta pameran dari dalam dan luar negeri. Mengusung tema #DAREtoXPLORE: Waves of Collaboration, pameran ini menonjolkan dominasi produk dalam negeri yang kian kompetitif.
Sejumlah jenama seperti Eiger, Hippo Campus, Madlife, hingga Java Sidemount menunjukkan kualitas desain dan inovasi yang relevan dengan selera pasar internasional.




