<span style="color: #333333; font-size: 15px;"><strong>URBANCITY.CO.ID -</strong> Menteri PKP. Pemerintah segera membentuk </span>Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan (BP3)<span style="color: #333333; font-size: 15px;"> untuk mempercepat pembangunan rumah rakyat, sesuai amanat </span>Undang-Undang Cipta Kerja<span style="color: #333333; font-size: 15px;">.</span> Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menyampaikan hal ini usai melaporkan progres pembentukan BP3 kepada Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/3) malam. <strong>Baca juga : <a href="https://urbancity.co.id/100-hari-kerja-menteri-pkp-lantik-pejabat-eselon-ii-hingga-eselon-iv-di-wisma-atlet-kemayoran/">100 Hari Kerja, Menteri PKP Lantik Pejabat Eselon II Hingga Eselon IV di Wisma Atlet Kemayoran</a></strong> <blockquote><em>"Saya juga laporkan, sesuai Undang-Undang Cipta Kerja, itu harus dibentuk Badan Percepatan Penyelenggaraan Perumahan, BP3,"</em> ujar Maruarar.</blockquote> BP3 akan mengusung konsep hunian berimbang, di mana pengembang yang membangun satu rumah mewah wajib membangun dua rumah kelas menengah dan tiga rumah sederhana. <blockquote><em>"Ini untuk mengedepankan keadilan sosial,"</em> tegas Maruarar.</blockquote> <h3><strong>Kebijakan Prorakyat Ditegaskan Presiden</strong></h3> Presiden Prabowo menekankan pentingnya sosialisasi kebijakan perumahan prorakyat, seperti: ✅ <strong>BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan)</strong> dari 5% menjadi <strong>0%</strong> ✅ <strong>Retribusi PBG (Persetujuan Bangunan Gedung)</strong> dari berbayar menjadi <strong>gratis</strong> ✅ <strong>PPN untuk rumah di bawah Rp2 miliar</strong> ditanggung pemerintah hingga Juni 2025 <strong>Baca juga : <a href="https://urbancity.co.id/kementerian-pkp-https://urbancity.co.id/wp-content/uploads/2019/10/Post-1.pngg-pengembang-perumahan-bersubsidi-miliki-sertifikat-bangunan-ramah-lingkungan/">Kementerian PKP Dorong Pengembang Perumahan Bersubsidi Miliki Sertifikat Bangunan Ramah Lingkungan</a></strong> <blockquote><em>"Presiden meminta kebijakan ini disosialisasikan masif agar dinikmati MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah),”</em> tambah Maruarar.</blockquote> Pemerintah juga telah membangun lebih dari <strong>130.000 unit rumah subsidi</strong>, menegaskan komitmen untuk menyediakan hunian layak bagi masyarakat.<!--nextpage--> <strong>Dapatkan Informasi Menarik Lainnya di <a href="https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMNO7qgww4Lu3BA?hl=id&gl=ID&ceid=ID%3Aid">GOOGLE NEWS</a></strong>