Rusia unggul dalam industri berat dan riset teknologi, sementara Indonesia menawarkan pasar domestik yang luas serta kawasan industri yang kompetitif. Sinergi ini diharapkan mampu memperkuat rantai pasok global dan hilirisasi industri nasional.
Membangun Ekosistem Industri Modern
Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII), Tri Supondy, optimis bahwa kolaborasi ini akan menciptakan dampak jangka panjang bagi pertumbuhan ekonomi kedua negara.
“Kami meyakini bahwa kerja sama yang dibangun hari ini akan menjadi modal penting untuk menciptakan kemitraan industri jangka panjang yang saling menguntungkan serta memperkuat posisi Indonesia dan Rusia dalam ekosistem industri global,” ungkap Tri Supondy.
Melalui Ditjen KPAII, Kemenperin berkomitmen mengakselerasi transformasi industri yang inovatif dan berkelanjutan, sekaligus memastikan produk manufaktur Indonesia semakin kompetitif di pasar internasional. (*)






