“Kami telah menyiapkan roadmap serta membangun kemitraan dengan berbagai penyedia teknologi. Tantangan berikutnya adalah membangun ekosistem yang kuat melalui kolaborasi agar potensi biomassa Indonesia dapat dioptimalkan menjadi fondasi industri hidrogen rendah karbon di masa depan,” ujar dia.
Sebagai bagian dari strategi tersebut, PLN EPI telah bekerja sama dengan lebih dari 16 mitra strategis dalam pengembangan biomassa, biohidrogen, electro-Sustainable Aviation Fuel (eSAF), dan green ammonia. Dalam jangka panjang, perusahaan menargetkan ekosistem hidrogen dan amonia tidak hanya memasok kebutuhan pembangkit listrik, tetapi juga mempercepat dekarbonisasi industri semen, baja, dan petrokimia sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain penting di pasar hidrogen rendah karbon regional.




