URBANCITY.CO.ID – PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) mempertebal barikade perlindungan bagi ribuan karyawannya melalui penguatan kebijakan lingkungan kerja yang sehat.
Badan usaha milik negara di sektor pelayaran ini menggelar Talkshow Respectful Workplace Policy (RWP) Tahun 2026 di Kantor Pusat PELNI, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.
Langkah taktis ini bertujuan membangun budaya kerja yang inklusif, adil, serta bersih dari segala bentuk perundungan (bullying) maupun pelecehan seksual.
Direksi PELNI mengemas forum edukasi ini secara hybrid dengan melibatkan jajaran pimpinan anak dan cucu perusahaan hingga seluruh kru kapal di berbagai kantor cabang.
Panitia mengusung tema “Ruang Aman, Kerja Nyaman” dengan sub-topik “Speak Without Fear” guna memantik keberanian pegawai dalam melaporkan tindakan tidak etis.
Baca juga: TNI AL Amankan Setengah Ton Air Raksa Ilegal di KM Nggapulu, Bos PELNI Buka Suara
Otoritas maskapai pelayaran plat merah ini berkomitmen melindungi kerahasiaan identitas setiap pelapor dari ancaman serangan balik para senior.
Menjamin Perlakuan Setara Tanpa Memandang Kasta Jabatan
Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Pappilanda, menegaskan bahwa kenyamanan bekerja menjadi harga mati yang wajib dipenuhi oleh manajemen di setiap lini operasi perusahaan.
Perusahaan menolak keras segala bentuk tindakan diskriminatif yang menyasar perbedaan gender, suku, maupun latar belakang status sosial karyawan.
Karena itu, perusahaan menolak segala bentuk pelecehan, intimidasi, diskriminasi, dan kekerasan fisik maupun verbal




