URBANCITY.CO.ID – Keputusan Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengundurkan diri menjadi perhatian besar pelaku pasar, investor, dan masyarakat urban. Pergantian kepemimpinan bank sentral tidak hanya berkaitan dengan tata kelola lembaga, tetapi juga memengaruhi ekspektasi terhadap stabilitas rupiah, suku bunga, hingga iklim investasi yang menjadi fondasi pertumbuhan ekonomi nasional.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengumumkan bahwa Presiden telah menerima surat pengunduran diri Perry Warjiyo sesuai mekanisme yang diatur dalam Undang-Undang Bank Indonesia. Pemerintah juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi Perry selama tujuh tahun memimpin bank sentral.
“Per kemarin (Minggu (26/7), secara resmi kami menerima surat pengunduran diri dari Gubernur BI kepada Bapak Presiden yang kemudian sesuai mekanisme dan undang-undang yang berlaku, terutama kita mengacu ke Undang-Undang Bank Indonesia, maka yang pertama, Bapak Presiden menerima pengunduran diri dari Bapak Perry Warjiyo disertai ucapan terma kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi beliau selama 7 tahun lamanya,” kata Prasetyo di Kantor Bank Indonesia didampingi para anggota Dewan Gubernur BI lainnya.
Destry Damayanti Pastikan Stabilitas Ekonomi Tetap Terjaga
Rapat Dewan Gubernur (RDG) menetapkan Deputi Gubernur Senior BI Destry Damayanti sebagai pejabat sementara Gubernur Bank Indonesia. Penunjukan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kesinambungan kebijakan moneter dan menjaga kepercayaan pelaku usaha di tengah transisi kepemimpinan.



