URBANCITY.CO.ID – Akselerasi kebijakan yang digulirkan Istana sepanjang satu setengah tahun terakhir mulai didokumentasikan ke dalam literatur politik teranyar.
Sebuah buku bertajuk Presiden Solusi resmi dirilis untuk membedah rekam jejak kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menuntaskan 108 persoalan krusial yang menyandera masyarakat bawah, mulai dari sengkarut kelangkaan elpiji (LPG) hingga macetnya distribusi pupuk subsidi bagi petani.
Buku ini memotret secara rigid pendekatan taktis ala militer (problem solving) yang diterapkan Prabowo dalam memotong komando birokrasi di bidang kedaulatan pangan, kemandirian energi, reformasi pendidikan, hingga pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Karya ini ditulis keroyokan oleh tiga lingkaran dalam Istana: Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari, serta dua Asisten Khusus Presiden, Dirgayuza Setiawan dan Agung Gumilar Saputra.
Baca juga: Presiden Prabowo: Jangan Takut Perlawanan Koruptor Demi Transformasi
“Menuju Bapak Transformasi Bangsa itu, rekam jejaknya, titik-titiknya itu kita catat di buku Presiden Solusi ini. Jadi solusi-solusi ini ada 108, nanti terus akan bertambah. Karena ini kan baru sekitar 1,5 tahun (masa jabatan Presiden Prabowo), kita sangat yakin bahwa ini akan terus bertambah,” ujar Qodari dalam acara peluncuran buku tersebut di Jakarta, Senin, 8 Juni 2026.
Qodari mengklaim, ratusan terobosan kilat yang dieksekusi Prabowo bukan sekadar gimik politik jangka pendek, melainkan fondasi transformasi struktural.




