Ia menegaskan, kemudahan akses investasi saat ini harus diimbangi dengan pemahaman yang benar agar masyarakat, khususnya anak-anak muda, tidak mudah terjebak pada investasi ilegal.
“Sekali lagi saya ulang, mahasiswa tidak mudah terjebak pada investasi ilegal ataupun pinjaman online ilegal maupun praktik keuangan yang merugikan,” tegas Sulpakar.
Senada dengan pemerintah, Rektor Universitas Malahayati, Muhammad Kadafi, menilai struktur pasar modal modern kini telah bergeser menjadi instrumen inklusif yang menopang pertumbuhan ekonomi di daerah.
“Pasar modal hari ini bukan lagi hanya milik pemain besar. Pasar modal sekarang menjadi instrumen pemerataan ekonomi dan juga kemandirian daerah,” pungkas Muhammad Kadafi. (*)






