Juru Bicara Kementerian Perindustrian, Febri Hendri Antoni Arief memberikan penjelasan investasi manufaktur Q1-2026 yang tembus Rp418 Triliun. (Foto: Urbancity/Pool/Dok. Kemenperin)
Menutup keterangannya, Febri mengajak semua pihak melihat capaian manufaktur secara objektif. Dengan implementasi Industri 4.0 dan perluasan pasar ekspor nontradisional, Kemenperin optimistis fase penguatan ekonomi nasional akan terus berlanjut sepanjang 2026. (*)