“Saya juga berpesan tidak boleh ada penyelewengan, tidak boleh ada korupsi pada pelayanan kepada rakyat,” kata Presiden menegaskan barikade hukumnya.
Baca juga: Buku Presiden Solusi: Prabowo Hapus Kriminalisasi, Dongkrak Gaji Hakim hingga 280 Persen
Pemerintah mengimbangi kebijakan obat murah ini dengan mempercepat program modernisasi layanan kesehatan berskala nasional.
Proyek raksasa ini mencakup pembangunan fisik gedung, renovasi berkala rumah sakit umum daerah (RSUD), serta pembagian alat-alat medis mutakhir ke wilayah-wilayah terpencil di 514 kabupaten dan kota.
Catatan pembangunan menunjukkan konsistensi di mana pemerintah sukses mendirikan 22 RSUD baru sepanjang tahun anggaran 2025 lalu.
Korporasi kontraktor pelat merah kembali mengebor fondasi untuk 22 rumah sakit tambahan pada tahun 2026 ini sebagai bagian dari program pemerataan jaminan sosial.
Memodernisasi 10.000 Puskesmas untuk Tekan Angka Kematian
Kementerian Kesehatan juga memikul target ambisius untuk merenovasi dan memodernisasi 350 rumah sakit kabupaten serta 10.000 puskesmas dalam tenggat waktu tiga tahun ke depan.
Baca juga: Buku Presiden Solusi Bedah Siasat Kilat Prabowo Urai 108 Benang Kusut Kebijakan Publik
Pemerintah menggenjot penyediaan fasilitas rawat inap dan ruang bersalin darurat di tingkat kecamatan guna mempercepat waktu penanganan pasien kritis di tingkat tapak.
Prabowo mengaku sangat terpukul mendengar laporan mengenai banyaknya nyawa ibu hamil yang melayang di perjalanan akibat lambatnya akses evakuasi medis menuju rumah sakit pusat kota.




