URBANCITY.CO.ID – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menggeber proses evakuasi lanjutan dan pengobatan intensif bagi para korban ledakan kapal penyeberangan.
ASDP menempatkan pemulihan kesehatan belasan korban insiden kebakaran KMP Aceh Hebat 2 di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, sebagai agenda darurat nomor satu korporasi.
Direksi menjamin seluruh pasien mendapatkan fasilitas penanganan medis premium tanpa memikirkan beban biaya administrasi rumah sakit.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, meluncurkan permohonan maaf terbuka secara resmi kepada publik atas tragedi yang mencoreng dunia transportasi laut tersebut.
Pihaknya mengaku bertanggung jawab penuh dan mengerahkan tim khusus untuk mendampingi keluarga korban yang syok pasca-ledakan di ruang mesin kapal pada Jumat (12/6).
Baca juga:Â KMP Aceh Hebat 2 Terbakar di Ulee Lheue, ASDP Evakuasi 15 Korban Luka ke Rumah Sakit
Melalui konfirmasi tertulisnya, Direktur Utama ASDP Heru Widodo menyampaikan keprihatinan serta duka yang mendalam atas insiden kebakaran tersebut.
Ia juga mewakili manajemen ASDP melayangkan permohonan maaf secara terbuka kepada para korban, pihak keluarga, dan seluruh masyarakat yang terdampak musibah.
“Saat ini fokus kami memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis terbaik serta pendampingan yang diperlukan,” ujarnya.
Menerjunkan Tim Khusus untuk Memantau Ruang Operasi
Satuan tugas bentukan ASDP terus melakukan koordinasi melekat bersama tim dokter spesialis, dinas kesehatan setempat, dan jajaran pemerintah daerah.




